Mengeluh adalah (bagian dari) adaptasi. Bahagia adalah (menikmati) depresi.
Jika hidup adalah pertempuran, maka mimpi adalah amunisi.

Berdoalah, doa menguatkan hati.

Sunday, August 9, 2009

J.E.N.U.H


Wew,saya bingung mau menulis apa disini,
terlalu banyak yang harus saya utarakan,
hingga saya tak tahu harus memulai dengan kata apa,
amburadul sekali,
mengalahkan keadaan kamar saya,
kalimat-kalimat itu pecah berhamburan,
bertabrakan dengan sensitifitas yang mulai merepotkan,
ingin sekali berteriak di telinga kalian,
memuntahkan kedalaman prasangka,
tentang semua negatifitas,
getar ketakutan,
rintih tangis dari selubung otak...
akh,harusnya juga kalian merasakan,
atau saya terlalu hebat menyembunyikannya,
lewat lelucon, rajukan, dan tawa saya?

Ingin sekali berbagi dengan kalian,
duduk manis,
mengeluarkan semua sampah-sampah yang tak mampu didaur-ulang oleh hati,
ingin sekali mendengar apa yang kalian pikirkan,
ingin sekali melihat ekspresi wajah kalian,
saat mendengar apa yang sebenarnya saya inginkan selama ini,
ketidakmampuan saya untuk terus melahirkan senyum di wajah kalian,
hati dan otak saya terus berjibaku memikirkan itu,
keadaan ini,harus selalu saya salahkan?
Atau memang saya yang tak berguna?

Sedih melihat kalian tersiram hujan,
terhempas panas,
muak melihat kalian bernafas debu,
berlumur keringat...

Saya berharap memiliki dunia lain,
dan menempatkan kalian sebagai mestinya,
sehingga kalian bisa berdiri bebas,
tidak berlindung dalam gelap,
tidak dinilai dengan mata,
tapi dengan hati....

Saya mulai jenuh berharap,
mungkin saya mampu mengisi hati,
karena hanya itu yang bisa saya beri,
tapi,
semoga kalian perduli,
karena hanya itu yang bisa saya beri,
semoga kalian benar-benar bahagia di dalam hati,
dan akan selalu bertahan disini,
karena hanya itu yang bisa saya beri...

Saya mulai jenuh duduk disini,
terbatasi,
saya ingin mengajak kalian berlari,
membiarkan dunia berputar sendiri..

Saya jenuh,
tak bisa melakukan apa-apa,
untuk kalian,
tiga manusia,
yang begitu saya cintai....



No comments: