Mengeluh adalah (bagian dari) adaptasi. Bahagia adalah (menikmati) depresi.
Jika hidup adalah pertempuran, maka mimpi adalah amunisi.

Berdoalah, doa menguatkan hati.

Tuesday, September 7, 2010

Dia, Sang Penguasa Waktu.

Demi Neptunus,
diguyur hujan seharian bukanlah hal yang buruk,
selain merasakan hypothermia tingkat awal yang tidak berbahaya,
tak ada salahnya meringankan otak yang akan semakin mendidih dipanaskan cuaca.

Percayalah bahwa semua hal yang terjadi memiliki alasan,
dan tak seorangpun tahu apa yang akan terjadi esok hari.

Kita hanyalah hamster yang berlari di dalam roda berputar dalam kandang yang terkadang lelah dan terkulai begitu saja.

Tak tahu kapan,
tak tahu kenapa,
kita hanya menjalani waktu yang berputar.

Saya bukanlah orang yang mudah mengeluh,
dan akhir-akhir ini,
saya pun bukan orang yang mudah untuk bercerita.

Entah kenapa, otak dan hati ini mulai jadi brangkas penuh sampah,
lengkap dengan fasilitas pembakarannya,
jadi semua hal terkunci di dalam,
bahagia senang, menangis sedih,
semuanya saya biarkan membusuk di dalam,
toh waktu akan menyembuhkan luka,
dan waktu akan melupakan bahagia.

Tak ada gunanya memiliki segalanya,
waktu akan membuat kita tak memiliki kesempatan untuk menikmatinya.

Kita kehabisan waktu saat berusaha meraih segala yang kita inginkan,
dan saat kita bernafas untuk sekedar melihatnya,
semua hilang begitu saja.

Hidup adalah sebuah perputaran waktu,
dan detik yang kita banggakan,
semua hilang begitu saja.

Dia, sang penguasa waktu,
mendengar doa dan harapan, yang hilang begitu saja.

No comments: