Mengeluh adalah (bagian dari) adaptasi. Bahagia adalah (menikmati) depresi.
Jika hidup adalah pertempuran, maka mimpi adalah amunisi.

Berdoalah, doa menguatkan hati.

Monday, September 20, 2010

Astonia : code name PELURU



"Peluru" adalah lagu yang saya tulis setelah sebelumnya secara tak sengaja,
melihat sebuah sampul novel berisi kumpulan puisi berjudul "Aku Ingin Jadi Peluru",
karangan Wiji Thukul.

Saya memang tidak tahu apa isi novel tersebut,
saya bahkan lupa dimana dan kapan melihatnya,
saya bahkan tak tahu Wiji Thukul adalah salah satu pionir penulis puisi di Indonesia,
saya bahkan tak tahu Alm. Munir adalah salah seorang yang memberi review di novel tersebut.
yang saya tahu,
kata-kata yang menjadi judul di novel tersebut terus membekas.

Menjadi peluru adalah cita-cita saya.
Saya bermimpi menjadi peluru.

Untuk saya, mimpi adalah amunisi.
Mimpi menembus semua dinding,
menyatukan khayalan dan kenyataan.
Membiarkan harapan bertemu dengan realitas.
Mimpi adalah alasan kita melakukan apa yang seharusnya kita lakukan.
Mimpi membuat kita merasa tetap memiliki teman,
meski dunia telah berputar meninggalkan.

Saya menulis ini untuk kalian, semua orang yang terkalahkan realita,
semua orang yang direndahkan kenyataan,
semua yang masih saja mampu berdiri, percaya, dan bermimpi.

Untuk semua yang percaya pada keajaiban,
dan kemegahan mimpi.

Percayalah tak ada dinding yang tidak dapat ditembus.
Tak ada mimpi yang tak mungkin jadi nyata.
Bermimpilah seperti peluru.

"Peluru" adalah bagian pertama dari trilogi "Replika Realita",
bagian dari perjalanan panjang yang melelahkan yang dilakukan Astonia.
Lebih dari satu setengah bulan,
hampir setiap akhir pekan,
kami berada di dalam ruangan sempit kedap suara,
meleburkan semua rasa takut akan masa depan,
percayalah kami semua berada di bawah tekanan,
bahkan menderita stress tingkat akhir yang mengerikan.
Baiklah, itu berlebihan.
Namun semua berakhir dengan menyenangkan.
dan inilah saatnya kami membaginya dengan kalian.

Saya tak pernah bilang lagu "Peluru" ini nyaman didengarkan,
atau menyebut bahwa ini lagu enak.
Tapi saya pastikan,"Peluru" mampu merangkum apa yang ingin kami sampaikan.
Mewakili semua kata-kata, atmosfir, dan gambaran yang kami inginkan.

Jelek atau bagus, keren atau memalukan,
kalianlah hakimnya, kami hanya melakukan apa yang kami inginkan.

Terima kasih untuk tetap perduli dan memberikan segenap dukungan.

"Peluru" is available for download.
Please download it here.
Lyric for "Peluru" is available here

No comments: