Mengeluh adalah (bagian dari) adaptasi. Bahagia adalah (menikmati) depresi.
Jika hidup adalah pertempuran, maka mimpi adalah amunisi.

Berdoalah, doa menguatkan hati.

Friday, February 5, 2010

Roda Kehidupan Adalah Lubang Hitam

Apa yang kalian tahu soal hidup?
Jika kita menelitinya dengan mata,
maka yang kita tahu,
hidup adalah sebuah perjalanan panjang,
menuju sebuah tujuan.
Apa tujuannya? Bertahan hidup.

Kita berjibaku dengan luka yang tak kunjung sembuh,
dengan memar di sekujur tubuh,
demi bertahan hidup.

Kita memohon kelayakan dengan berteriak,
merangkak dengan jutaan ton berat di pundak,
demi bertahan hidup.

Saya tak akan mengatakan,
bahwa ini semua kesalahan,
namun,
apa yang kita dapat dari bertahan hidup?

Benarkah kita bahagia?

Bukankah itu tujuan kita?

Pernahkah melangkah di pikiran,
bahwa apa yang sebenarnya kita cari di hidup ini?

Apa yang kita kejar?
Apa yang ingin kita ceritakan?
Keberhasilan yang hampa?
Keberhasilan yang kita raih dengan pedih,
dengan menikam jalur hidup seseorang?

Kekayaan?
Berkelimpahan?
Bersenang-senang?

Percayalah,
semuanya hanya sebuah lubang hitam,
menarikmu tanpa batas,
tanpa kepuasan.

Kita berpesta,
mabuk minuman,
terbangun dengan kebodohan yang sama,
apa yang kita kejar?

Bahagia?

Kita tertawa tanpa batas,
menghina wanita berpenampilan kurang menarik,
mengejek pria-pria pemuja hubungan semalam,

Bahagia?
,
Saya memilih untuk menikmati hidup,
dengan segelas teh manis hangat,
nasi putih dan tempe goreng,
dan sambal buatan ibu saya tercinta,
tanpa beban,
bercakap-cakap tentang kehidupan dengan sahabat akrab,
bernyanyi dengan gitar kopong,
bermimpi akan hidup dari nyanyian dan lagu-lagu bodoh yang kami nyanyikan,
mengarungi jalanan dengan motor satu-satunya,
dihajar panas,
dicumbu hujan,
sibuk mencari pekerjaan,
mengunakan kaos buatan sendiri,
sepatu-sepatu terbaik kesukaan saya,
tertidur di sandaran kekasih saya,
terbangun pagi dengan senyum,
tanpa seringai jahat,
tanpa dendam.
Saya bahagia.

No comments: