Mengeluh adalah (bagian dari) adaptasi. Bahagia adalah (menikmati) depresi.
Jika hidup adalah pertempuran, maka mimpi adalah amunisi.
Berdoalah, doa menguatkan hati.
Thursday, October 3, 2013
Geram
Geram (New Version)
Versi kedua "Geram" ini lagi-lagi cuma di-record via garageband di iphone gue, dilingkupi skill terbatas dan cenderung memalukan, tapi hal itu gak bisa ngalahin rasa penasaran karena versi pertama-nya butut berat.
Gue meluangkan waktu untuk recording di kamar, sepulang lembur atau sebelum jemput pacar pulang kerja.
"Geram" sendiri di-record dan dibuat pas gue ngalamin apa yang namanya "Writer's block", situasi yang sempet bikin gue, yang kebagian jatah untuk nulis lirik di band gue, Astonia, kehabisan ide.
Gue butuh penyegaran, dan secara freestyle gue coba langsung record versi pertama lagu ini,
bisa dibilang curhat pake gitar dan lirik seputar mencak-mencak yang direkam, liriknya negatif, dan gue gak mikirin nadanya, asal keluar, asal jeplak, yah hasilnya butut dan kusut, haha.
Nah, versi kedua gue rekam lebih siap, lirik gak lagi freestyle, tapi gue tulis dulu biar gak lupa ditengah-tengah, gitar gue beliin senar, dan kamar gue kunci.
Geram
Verse 1
Dapatkah kau dengar nada nada dunia?
yang bernyanyi berkilau bersama mereka.
Dapatkan kau mendengar suara yang sumbang?
Yang kadang menjatuhkanmu perlahan.
Dan kau tenggelam, jatuh terkulai.
Tak lagi bisa berdiri menantang.
Kembali melawan, bangkit menjulang,
namun kembali dihancurkan dan tak mungkin berbuat banyak,
semua percuma,
harapan hilang,
mimpi tertahan.
Dan kau inginkan, hari pembalasan,
namun hari itu, tak pernah datang.
Verse 2
Lalu kau kembali dengan langkah lemah,
kembali ke kamar dan merasa kalah.
Menutup diri dari segala kemungkinan,
mencaci maki dunia dengan geram.
Dan kau tenggelam, semakin dalam.
Tak mungkin bisa selalu bertahan.
Kembali melangkah, bangkit menjulang,
namun kembali dijatuhkan dan tak mungkin berbuat banyak,
semua percuma,
harapan hilang,
mimpi melayang.
Dan kau harapkan, sebuah jawaban,
namun hingga kini, tak pernah datang.
Reff:
Remuk tak terbentuk,
Hancur tak tersisa.
Lihatlah hatiku,
dipenuhi luka.
Dipenuhi luka.