bukan seperti blog,
tapi lebih menuju prosa,
sebut itu puisi,
atau lirik,
karena pada akhirnya,
saya pun berusaha menyanyikan semua yang saya tulis.
"Dinding,itu tak terlihat,
namun terasa begitu nyata,
seakan jurang,
telah tercipta,
diantara kita berdua.."
Jujur, saya menulisnya berdasarkan hubungan saya dengan salah seorang wanita,
yang tidak berhasil.
Hubungan itu hilang,
dibatasi oleh rasa takut,
rasa bersalah,
dan ego masing-masing.
Perbedaan besar yang menghalangi,
mungkin saya berlebihan,
tapi bila perbedaan itu menyangkut hal seperti,
agama (keyakinan) ataupun status sosial,
berhentilah berharap,
karena hanya akan menghabiskan waktu.
Judul prosa itu adalah "Beda",
yang akhirnya menemukan bentuk,
setelah saya berhasil meramunya dengan nada,
dan "Beda" pun lahir sebagai lagu.
Murni seperti luka yang saya tunjukan dengan bernyanyi,
"Beda" memiliki identitas dengan luka saya di dalamnya.
Seperti bukan kebetulan,
saya pun sedang berada di tengah keputusan,
untuk kembali membentuk sebuah bentuk,
sebuah formula.
Another alter-ego band.
Dimulai di pertengahan tahun ini,
kami meramu,
mencari celah,
mencari jalan,
berlatih tanpa menyerah,
mencari rumusan yang tepat,
namun tak pernah kami temukan.
Saya mohon lupakan agresifitas yang saya tunjukan,
melalui Glory of Any Nation (www.myspace.com/gloryofanynation),
ini sesuatu yang saya -usahakan- berbeda.
Baik dari segi emosi,
dan penulisan materi,
Saya harap ini berbeda.
"Beda" adalah salah satu materi yang kami bawakan saat itu,
dan dengan penuh beban,
kami merekamnya saat latihan.
Penuh beban?
Yap,
kami dilanda kebingungan,
bimbang,
harus seperti apa kami terdengar,
dan hasilnya,
"Beda" hanyalah beda.
Tak ada yang benar-benar kami lakukan,
kecuali memasukan unsur ketakutan di dalamnya.
Tak ada yang jelas,
kami membuatnya abu-abu.
Tapi,
dibalik semua kesalahan yang kami lakukan,
dan usaha keras kami untuk mencari inti cerita,
kami memang terjatuh dan gagal saat merekamnya.
tapi kami berhasil menemukan letak kesalahan,
dimana ketakutan bukanlah musuh,
tapi seorang teman.
Band pop mana yang menulis dengan penuh ketakutan?
Kami melakukannya.
Kami merumuskannya.
Kami melahirkannya.
Sebut kami,
Astonia.
Astonia,
sebuah keadaan yang tercipta,melalui atmosfir yang ada diantara putih dan hitam,dilemma tak terbayangkan. seperti dua sisi mata uang, berbeda, tapi tak mampu terpisahkan, dan keabu-abuan menjadi indah.
Astonia adalah kesimpulan,atau akronim, dari dua kata dengan keadaan yang bertolak belakang, melahirkan kesimpulan dan akronim.
Di satu sisi,
sebut ini Asthenia.
Bayangkan sebuah keadaan gelap dan tanpa harapan,
seperti heningnya luar angkasa.
Nafas dan detak jantung hanya kan menjadi satu-satunya suara yang hadir diantara kita.
Di sisi lain,
inilah Astoria.
Jika kalian merindukan keadaan di saat berkumpul di tengah-tengah keluarga,
dan orang-orang yang kalian cinta.
Di kota tempat kalian beranjak dewasa.
Bebaskan pikiranmu,melanglang buana,dan terbuai oleh cinta kasih,persahabatan dan perasaan berlebihan.
Kami menyebutnya.
Astonia.
Kami berlima ada disana, di akhir tahun yang melesat bagai cahaya, setelah di pertengahan tahun kami lewati bersama. Musik dan nada hanyalah bagian yang tercipta, meskipun arti sebenarnya telah kami tuliskan sebelumnya.
"Kata-kata adalah peluru,dan nada yang bergema merupakan dasar kehidupan yang menyenangkan"
Michael Kienzy - Astonia -
Join Astonia on facebook
Astonia
Promote Your Page Too
"Beda" (Live Rehearsal Version) is available for download
http://bit.ly/3vjoQn

No comments:
Post a Comment