Hi, my name is Michael Kienzy!
Ini adalah blog yang telah lama ingin saya tulis,
dan sebenarnya sudah saya tulis setahun lalu,
ini hanya sebagai prakata,
atas dasar kecintaan atas diri saya sendiri yang berlebihan,
dan keinginan menyembunyikan rasa minder luar biasa atas semua orang yang
hidupnya lebih baik dari saya.
Mari kita mulai.
Saya lahir dengan nama Michael Kienzy,
dan saya adalah seorang anak tunggal yang lahir dari keluarga yang amat sangat sederhana,
tinggal dirumah yang amat sederhana pula,
hidup saya penuh keterbatasan namun hal itu ternyata menyenangkan.
Saya bisa merasakan, bahwa materi itu jelas bukan jaminan kebahagiaan,namun sebuah keluarga yang hangat,dan berada di tengah-tengah orang yang paling kita cintai adalah segala-galanya.
Saya diharuskan untuk tumbuh dewasa ditemani dengan hal-hal bodoh yang harus saya lakukan
hanya untuk bertahan dengan jutaan omong kosong yang harus saya dengarkan dari mulut orang-orang yang seolah perduli dengan apa yang sedang dan akan saya lakukan dalam hidup.
Mereka berkata-kata tentang rahasia hidup,berisi sejumlah kalimat-kalimat munafik dan
kumpulan-kumpulan nasihat untuk bertahan hidup dengan cara sinting.
Saya muak? Entah apa nama perasaan itu.
Saya bukan tipe teman yang menyenangkan,saya egois,teramat membosankan dan
seringkali terlalu vulgar dalam melontarkan kata-kata terhadap seseorang. Saya benci basa-basi.
Namun, setiap hari, saya harus berbasa-basi.
Mungkin ini lahir dari betapa seringnya saya kecewa dengan perilaku menyebalkan
dari orang yang mulanya saya pikir baik dan menyenangkan. Saya bukan penjilat,
yang selalu ingin terlihat baik di depan semua orang. Tapi, saya harus menjilat,
untuk bertahan hidup.
Lagipula,
hidup seperti saya tidak memiliki banyak pilihan.
Saya hanya harus terus mengikuti dunia.
Satu-satunya prinsip yang saya bisa pilih,
adalah menjadi seorang straight-edge,
dan itupun akan berhenti saat saya bercinta dengan orang yang paling saya cintai.
Saya beruntung dapat memiliki segelintir orang terdekat yang bisa saya anggap lebih dari saudara saya sendiri, bahkan beberapa dari mereka mempercayakan tanggung jawab yang besar dengan menjadikan saya sebagai anggota dari sebuah band penuh kesombongan dan mulut besar bernama GLORY OF ANY NATION.
Hingga mereka percaya terhadap tulisan-tulisan tanpa arti yang penuh dengan keambisiusan
saya dan nada-nada murahan yang saya sebut sebagai kombinasi lirik dan lagu. Hahaha. Hebat.
Saya mempunyai tujuan hidup yang sangat jelas(yang tidak perlu saya beritahu disini).
Namun yang menyedihkan adalah,saya sama sekali tidak memiliki bayangan apapun
dalam proses memperoleh apa yang saya inginkan. Pathetic heuh?
Jawabannya tentu saja tidak.
Tidak, bagi seorang pecundang yang memilih hidup sebagai seorang straight-edge
kacangan yang berharap suatu saat nanti seorang wanita dewasa berwajah mirip Maria Ozawa
atau bahkan Sora Aoi mau bercinta dengannya.
Hahaha.
Itulah saya.
Anehnya,saya bangga dengan hal-hal tersebut diatas. Setidaknya saya punya banyak mimpi
yang ternyata, meskipun berjalan sangat lambat, namun telah menjadi kenyataan.
Saya adalah saya, dan hidup saya menyedihkan,
anehnya saya bangga dengan hal itu.
Saya bangga pernah ditinggalkan begitu
saja dengan orang-orang yang saya harapkan dapat menjadi teman saya,saya bangga tidak
menjadi bagian dari kelompok hidup manusia-manusia sempurna yang hidupnya serba berkecukupan.
Saya benci dengan masa lalu saya,saya benci dengan apa yang saya perbuat yang seringkali hanya mempermalukan orang-orang terdekat saya.
Saya benci dengan wanita-wanita yang dengan hebatnya
keluar masuk perasaan saya dan dengan seenaknya berkata masih sulit melupakan saya meskipun mereka telah berciuman dengan pria lain,
saya benci dengan apa yang mereka pernah katakan,
saya bencidengan apa yang pernah mereka janjikan dan lakukan untuk saya.
dan saya benci satu hal,
bahwa saya benci tak pernah menyesali semua itu terjadi,dan tak pernah berharap bahwa semua hal itu tidak pernah terjadi.
Menurut saya,hidup adalah sebuah jalan tanpa ujung,penuh liku dan berbatu,dan biasanya hal tersebut dijadikan alasan untuk menyerah.
Saya seringkali menyerah dan merasa kalah,berusaha melangkah pergi dari sesuatu yang sebenarnya sangat saya inginkan.
Namun,tenyata hal tersebut memberi sebuah pelajaran berarti,
yaitu hidup ternyata sangat dapat diprediksi,
apabila kita kehilangan sesuatu yang besar,
maka kita pun akan mendapat sesuatu yang besar pula.
Semua hal mempunyai harga yang harus dibayar.
Semua hanya soal waktu.
Seperti kata salah seorang temen saya, waktu dapat menyembuhkan.
Yap,cinta mungkin dapat dengan hebatnya membunuh perasaan seseorang,
namun waktu memang berkhasiat menyembuhkan.
Jadi,nikmati hidup, senang dan sedih, menang dan kalah. Hidup itu indah.
Katakan saya terobsesi, bilang saya gila dan aneh.
Saya hanya ingin hidup dengan cara saya sendiri.
Menyukai apa yang saya ingin saya sukai.
Tak perduli apakah orang lain akan menyukai apa yang saya lakukan.
Terima kasih untuk beberapa orang yang mungkin sebenarnya belum mengenal saya secara keseluruhan,tapi mereka tak pernah lelah untuk terus berada di belakang dan mendukung apapun yang menjadi mimpi dan ambisi saya.
Regards,
Michael Kienzy
No comments:
Post a Comment